SMP IT Ibnu Sina Wuluhan

Sebuah Lembaga sekolah menengah di bawah Yayasan Darus Sunnah

Fun School

Program pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan

Pengembangan Ekstra Kurikuler

Kegiatan terpadu untuk menunjang minat - bakat dan prestasi siswa

Pendidikan Kepramukaan

Mengasah kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan ide untuk kecakapan sosial dalam masyarakat

Peka Teknologi

Mengintegrasikan pendidikan teknologi dan informasi untuk menunjang kecakapan hidup di era digital

Tampilkan postingan dengan label Darus Sunnah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Darus Sunnah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 September 2024

Anak - anak SMP Islam Terpadu Ibnu Sina Wuluhan Bersih - bersih Mushola Sekitar

Merancang program sosial yang bisa dirasakan secara langsung di lingkungan masyarakat banyak bentuknya. Salah satunya dengan kegiatan baksos seperti yang dilakukan oleh anak-anak Smpit Ibnu Sina Wuluhan.

Melalui tema kegiatan "menebar manfaat menjadi bagian dari masyarakat", anak-anak berangkat untuk membantu kegiatan bersih mushola di lingkungan sekitar. Ada 3 mushola yang menjadi lokasi kegiatan ini. Yaitu Mushola Hidayatullah, Mushola Al Imam, dan Mushola Darus Sunnah yang semuanya berlokasi di daerah Ampel-Wuluhan.

Kegiatan ini adalah wujud upaya sekolah dan anak-anak untuk mengimplementasikan program pemerintah P5 dengan aplikasi yang disesuaikan kemampuan dan kearifan lokal sekolah. Program - program seperti ini dilaksanakan setiap ba'da sholat Jum'at. Dan InsyaAllah akan terus istiqomah dilakukan sebagai bagian dari stimulasi kepekaan peserta didik terhadap kebutuhan masyarakat.

Jumat, 20 September 2024

INDAHNYA BERBAGI - TELADAN MULIA DARI SANG NABI

Bulan Robiul Awal 1446 H menjadi bulan spesial bagi anak - anak SMP Islam Terpadu Ibnu Sina Wuluhan.Melalui momen ini para siswa diajak untuk meneladani salah satu sikap dermawan Nabi SAW.

Kegiatan diawali dengan kajian singkat oleh Ust. Abdul Malik Aba. Dalam kajian singkat tersebut Ust. Abdul Malik menekankan pentingnya meneladani Nabi sebagai figur contoh bagi seorang muslim. Kita akan dikumpulkan kelak di akhirat bersama dengan orang yang kita cintai. Oleh karenanya penting memperhatikan siapa saja figur yang kita jadikan idola.

Selanjutnya, Ust Abdul Malik mengutip salah satu Hadits tentang keutamaan amalan-amalan seorang muslim agar bisa masuk ke dalam surga.
Dari ‘Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai manusia, tebarkanlah salam, bagikanlah makanan, dan shalatlah pada waktu malam ketika orang-orang sedang tidur, niscaya kalian pasti masuk surga dengan selamat.”
(HR. Tirmidzi)

Sebagai bentuk implementasi langsung, anak-anak bersama dewan guru menyiapkan makanan untuk dibagikan ke warga masyarakat setempat. Lokasi pembagian adalah di sekitar sekolah. Kegiatan ini termasuk salah satu stimulasi program P5 yang dirancang setiap pekannya (jumat). Tema kegiatan Islami memperingati hari besar islam di bulan Robiul Awal.



Rabu, 19 Juni 2024

GATHERING 2024 TASYRIK SMPIT IBNU SINA IDUL QURBAN


Dulu, 10 tahun yang lalu .... kita berada dibelakang para senior. Ditahap ini kita dipaksa untuk mandiri. Ternyata, mandiri itu luar biasa rasanya. Bersama para siswa dan guru2 yang saat ini telah matang secara usia kita bisa melakukan hal2 sebagaimana dahulu kita hanya bisa menontonnya.


Tadi pagi, dengan rencana yang disusun mendadak. Para siswa dan guru berkumpul untuk satu acara "Gathering Hari Tasyrik". Harusnya kemarin saat penyembelihan. Tapi kita ragu, apakah masih ada yang bersedia dilibatkan. Qadarallah hari ini kita adakan. Lancar juga ternyata.

Program Qurban di sekolah ke depan mungkin akan semakin menarik. Bukan tentang makan2 saja lho ini ya. Tapi Tentang semangat Qurban. Kemarin baru 6 nih. Ada dari guru, wali murid, yayasan, dan eks guru yang dedikatif. Siapa tahu tahun depan tetangga masjid sekolah ikutan. Atau bahkan ada yang mampu berkurban dari kalangan siswa.

Kita berkurban untuk sesuatu yang kita paling cintai. Ibadah terbaik dari harta kita. Dan itu perlu ditanamkan sejak dini. Agar kita mampu melakukannya tidak harus menunggu ada. Tapi memantapkan niat dan berupaya keras menunaikannya.

Rabu, 25 Mei 2022

TAHAPAN PEMASANGAN GENTING ASRAMA TAHFIDZ PUTRI

Foto 1 Pemasangan Genting Asrama Tahfidz Putri
Alhamdulillah pembangunan asrama Tahfidz Putri SMP IT Ibnu Sina Wuluhan telah memasuki tahapan baru. Beberapa pekan lalu material genting BIMA telah sampai ke lokasi pembangunan. 

Foto 2 Material genting BIMA sebagai material utama

Memang sejak bulan April kemarin bertepatan dengan bulan suci ramadhan, berdatangan donasi dari para dermawan. Berkah ramadhan 1443 H. Donatur tidak hanya datang dari daerah Wuluhan dan sekitarnya, tetapi juga datang dari luar kota bahkan hingga Jakarta. Dari donasi ratusan ribu hingga puluhan juta. Alhamdulillah telah banyak membantu Panitia dalam memenuhi kekurangan biaya pembangunan asrama.

Foto 3 Sebagian atap telah terpasang genting

Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kelancaran dalam proses pembangunan ini. Hingga kini panitia belum menutup kesempatan bagi para dermawan untuk menginfaqkan bantuan jariyah pembangunan gedung dakwah ini. Bantuan bisa berupa donasi uang maupun bahan material bangunan.

Bagi para donatur yang berkenan mendonasikan dana atau material bisa menghubungi panitia.

Rek. Mandiri 1430014628166
a.n. ABDUL MALIK
Konfirmasi transfer : 0812-3387-7266


Selasa, 19 April 2022

Geliat Pembangunan Asrama Putri Tahfidzul Quran

Tidak banyak yang mengetahui bahwa saat ini Yayasan Darus Sunnah SMP IT Ibnu Sina Wuluhan sedang punya hajat besar. Yaitu membangun Asrama Putri untuk kegiatan Tahfidz Al-Quran. Program ini telah lama digagas namun mulai terealisasi lewat upaya besar ini.


Foto 1 : Ustadz Abdul Malik berada di lokasi pembangunan Asrama Putri

Beberapa tahun lalu, salah satu jamaah masjid Darus Sunnah mewakafkan sebagian lahannya untuk digunakan sebagai aset dakwah yayasan. Lokasinya tidak jauh dari Balai Desa Dukuhdempok - sekitar 200 meter ke arah barat. Klik Lokasi di sini.

Di tanah tersebut sudah terdapat sebuah mushola yang sering digunakan warga sekitar untuk sholat berjamaah. Pernah pula ramai dipenuhi anak - anak untuk kegiatan mengaji. Salah satu penggiat kegiatan mushola di sana adalah bapak Ngatip.


Foto 2 : Mushola dekat lokasi pembangunan Asrama Putri

Ust. Abdul Malik melihat potensi besar dakwah di sekitar mushola tsb. Kemudian berupaya untuk mewujudkan amanah pewakaf mendirikan sebuah bangunan untuk kegiatan dakwah Quran. Ide tsb disambut positif oleh Yayasan sehingga dibangunlah Asrama Putri Tahfidzul Quran Darus Sunnah sebagai bentuk ikhtiyar untuk melahirkan generasi Quran di wilayah Desa Dukuhdempok - Wuluhan.

Proses pembangunan asrama putri ini telah memasuki tahap lanjut pemasangan rangka atap. Rangka atap yang digunakan diambil dari bahan galvalum. Disesuaikan dengan model bangunan 2 lantai.



Foto 3 : Pemasangan rangka atap galvalum

Semua berharap mudah-mudahan Allah SWT memberikan kelancaran dalam proses pembangunan ini. Dan tentu saja dibutuhkan biaya besar untuk memenuhi kebutuhan material bangunan. Oleh sebab itu dibuka kesempatan seluas-luasnya bagi para dermawan yg berkenan untuk memberikan donasi. Bantuan bisa berupa uang maupun bahan material bangunan.


Foto 4 : Ikhtiyar dakwah mendirikan Asrama Tahfidzul Quran

Donasi dapat disalurkan melalui :
Rek. Mandiri 1430014628166
a.n. ABDUL MALIK
Konfirmasi transfer : 0812-3387-7266


Mudah - mudahan Allah SWT berikan pahala yang berlimpah, dimudahkan urusan bagi siapapun yang menginfaqkan sebagian rizkinya untuk kejayaan dakwah islam.


Video dokumentasi (April 2022) pembangunan Asrama Putri

Selasa, 15 Agustus 2017

KAJIAN AHAD PAGI AGUSTUS 2017

Gb.1 Pengajian Ahad Pagi Edisi Agustus 2017
Pemandangan pagi nan cerah tampak terlihat di kompleks masjid Darus Sunnah SMPIT Ibnu Sina. Berduyun-duyun warga sekolah dan masyarakat berkumpul di dalam masjid untuk menghadiri pengajian rutin bulanan. Benar, setiap pekan ke dua setiap bulannya Takmir Masjid Darus Sunnah bersama lembaga SMPIT Ibnu Sina menyelenggarakan Pengajian Umum. Kali ini pengajian umum jatuh pada tanggal 13 Agustus 2017.

Tampak para siswa-pun berdatangan, ada diantara mereka yang datang bersama orang tua. Ada pula yang berangkat bersama rombongan kawannya. Demikian shaf-shaf jamaah pun tersusun rapi bersiap menerima tausiyah pagi yang menyejukkan hati. Sembari diantara jamaah tersebut berjalan kaki-kaki kecil siswa dengan tangan membawa baki berisi kue dan air mineral untuk sekedar menunda lapar - sarapan pagi bagi para jamaah.


Gb.2 Kue Gratis untuk Para Jamaah
Pengajian kali ini dihadiri oleh Ust. Abu Hasan Al-Hafidz. Sudah mafhum bahwa beliau menjadi langganan pemateri pengajian umum. Kapasitasnya sebagai dai dan juga pengasuh pesantren tahfidz Ibnu Katsir Jember senantiasa dirindukan para jamaah. Apalagi diantara tausiyahnya sering terselip kata-kata canda yang menggugah makna tentang kehidupan.



Gb.3 Menyambut Kedatangan Ust. Abu Hasan
Sebagaimana biasa, acara pengajian ini dibuka oleh pembawa acara. Ust. Zainal yang ditunjuk sebagai MC membuka acara dengan santun. Diikuti oleh pembacaan ayat suci Al-Quran oleh siswa kelas tujuh SMPIT Ibnu Sina, ananda Ferdi Dwi dari Tanjungrejo. Lamat-lamat suara siswa bertubuh mungil ini menggema membacakan surat Al-Kahfi. Hingga sampailah pada acara inti yaitu Ust. Abu menaiki mimbar memberi tausiyah yang dinanti.


Gb.4 Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh ananda Ferdi Dwi
Beliau Ust. Abu Hasan menyampaikan tema kegembiraan dalam hidup. Bahwa sebagian dari dari kita yang hidup kini, mulai lupa cara memperoleh kegembiraan. Sungguh berbeda ketika kita masih kanak-kanak yang senantiasa ceria dan membawa inner motivation hidup yang meluap-luap. Namun mulai hilang kedua harta berharga tersebut justru saat kita beranjak dewasa. Terutama saat tahu sakitnya jatuh setelah beberapa kali saja berusaha. 

Kegembiraan kita terhadap sesuatu akan mampu mengantarkan kita pada keberhasilan. Perasaan gembira tersebut muncul atas pemahaman benar kita terhadap hakikat kehidupan ini. Hingga sering kita dapati orang-orang yang Mafhum Mukhollafah senang tersenyum bahkan diantara kondisi getir masalahnya. Karena pemahaman yang kuat tersebut seseorang akan mampu bertahan dari setiap ujian berat kehidupan.

Gb.5 Ust. Abu Hasan memberikan Tausiyah
Beliau Ust. Abu mencontohkan melalui kisah Bilal yang disiksa kejam oleh majikannya yang kafir. Sang majikan tak kuasa memaksa Bilal kembali murtad sekalipun sang budak hitam telah diseret-seret kuda dan ditimpakan bongkah batu besar di atas dadanya. Kawan si budak bernama Wahsy yang lebih kokoh badannya-pun berdiri ngeri atas siksaan yang dilihatnya pada Bilal. Namun akidah Bilal tertanam kuat hingga rasa perih siksaan justru mengundang rasa gembiranya hingga mengantarkan ia menjadi hamba merdeka.

Gb.6 Jamaah laki-laki
Gb.7 Jamaah Perempuan di bagian serambi masjid
Ust. Abu memberi pesan kepada para jamaah agar senantiasa bertawakkal pada Allah SWT. Karena melalui TAWAKKAL kuat, Allah memenuhi jaminan rizki hamba-Nya sebagaimana burung yang berangkat dalam kondisi lapar dan pulang dalam keadaan kenyang. Selain itu kita juga harus memiliki kesadaran untuk memahami nikmat-nikmat Allah. Berpandai-pandai mengungkapkan rasa SYUKUR agar nikmat itu senantiasa ditambah. Dan tentu saja, bersikap QANAAH – merasa cukup atas nikmat yang Allah berikan. Sehingga tumbuh rasa gembira baik saat suka terlebih saat kita duka sekalipun.

Pengajian ditutup dengan doa. Khusyuk para jamaah mengaminkan doa. Semoga kita senantiasa mampu meraih kegembiraan dalam hidup. Mensyukuri atas nikmat karunia ilahi. Dan semoga SMPIT Ibnu Sina bisa menjadi lembaga sekolah yang amanah untuk mendidik generasi islam yang berkualitas. Amin.

Selasa, 10 Mei 2016

KAJIAN AHAD PAGI DARUS SUNNAH OLEH UST. ABU HASANUDIN

Report By LFM 2016
Gb.1 Ust. Abu ditemani oleh Ust. Malik
Ust. Abu Hasanudin Al-Hafidz merupakan direktur Yayasan Tahfidzul Quran Ibnu Katsir Jember. Sebuah yayasan yang bergerak untuk mencetak para generasi penghafal Quran. Para santrinya yang sering disebut mahasantri selain menghafal Al-Quran juga mendapat fasilitas beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan S1 di IAIN Jember. Yayasan ini telah mendapat dukungan berbagai pihak baik perorangan maupun lembaga. Bahkan lembaga sebesar PUSLIT KOKA Jember mendukung penuh program Yayasan Ibnu Katsir ini. Sebagai wujud nyata atas dukungan ini adalah terselenggaranya program rutin Majelis Dhuha.

Memang tidak mudah menghadirkan pembicara sekelas Ust. Abu Hasanudin. Jadwal harian yang padat membuat beliau berulang kali menunda kesempatan untuk mengisi kajian di Masjid Darus Sunnah SMPIT Ibnu Sina Wuluhan. Dan Alhamdulillah pada ahad lalu (8/5) beliau bisa menyempatkan diri berkunjung ke Darus Sunnah.

Kegiatan kajian ahad pagi sendiri diadakan setiap bulan sebagai agenda rutin yang diselenggarakan Yayasan Darus Sunnah. Sejak pukul 06.50 pagi, para jamaah telah berkumpul di dalam masjid Darus Sunnah untuk menunggu kehadiran beliau (Ust. Abu). Menurut informasi beliau masih berada dalam perjalanan. Dan akhirnya sekitar pukul tujuh lebih beliau baru bisa sampai di kompleks SMPIT Ibnu Sina.

Segera pembawa acara memulai pembukaan jalannya acara. Kemudian salah satu siswa SMPITIS Muh. Reihan Abadi membacakan hafalan Surat Al-Hasr dalam juz 28. Setelah itu mulailah Kajian inti oleh Ust. Abu Hasanudin Al-Hafidz.

Dalam kajian tersebut Ust. Abu membahas tentang Al-Quran sebagai pegangan utama umat muslim. Beliau mengingatkan seharusnya tidak ada muslim yang tidak hebat jika ia telah berpegang pada niai-nilai Al-Quran. Seorang muslim yang mendengar, membaca, bahkan mengimplementasikan Al-Quran tidak akan menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja. Jika faktanya banyak muslim biasa-biasa saja hidupnya, berarti ia tidak sepenuhnya memegang Quran sebagai petunjuk hidup.

Gb.2 Ust Abu sedang memberi tausiyah di Masjid Darus Sunnah
Kebahagiaan yang diidamkan muslim sebenarnya bisa diperoleh asalkan ia tahu bagaimana caranya meminta kepada Allah azza wa jalla. Namun kebanyakan muslim hanya meminta bagian-bagian kecil dari aspek kebahagiaan itu. Kalimat “subhanallah” yang ringan ternyata bila diresapi mampu menghadirkan aspek kebahagiaan hidup secara penuh. Sepaket kebahagiaan menurut istilah Ust. Abu. Itulah mengapa kalimat “subhanalladi” menjadi kata pembuka dalam surat Al-Isro’ yang sering dibaca pada peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW.  

Isro’ Mi’roj menjadi peristiwa besar di luar kewajaran. Pelipur lara Rosul SAW saat ditinggal wafat oleh 2 orang yang amat Beliau SAW cintai yaitu Khadijah dan Abu Thalib. Dan yang paling penting peristiwa ini menjadi sejarah yang menghadirkan syariat wajib yang harus dijalankan setiap muslim, yaitu Sholat 5 waktu. Hadiah Allah SWT bagi Rosul SAW dan umatnya agar mampu hidup dengan kualitas lebih. Dan sudah sepantasnya bila shalat dijadikan sebagai suatu kebutuhan, bukan sekedar penggugur kewajiban. Karena melalui shalatlah sendi-sendi agama seorang muslim itu kokoh.

Para jamaah tampak menikmati bahasan kajian kali ini. Terlebih Ust. Abu pandai memancing perhatian para jamaah dengan sentilan-sentilan humor khasnya. Mungkin yang paling banyak diingat oleh para jamaah adalah bagaimana cara beliau mengajarkan ayat awal surat Al-Isro’. Beliau mempraktikkan gerakan dan bacaan ayat secara bersamaan kemudian ditirukan oleh para jamaah. “Subbhaanalladi..... Asyroo.....bi’abbdihii....lailaa...”. Haha...penulis sempat tertawa-tawa mengingat ini. Subbhanalladi (menangkupkan tangan ke dada), Asroo...(membuat gerakan aliran air), bi’abbdihi...(menepuk dada), dan laila...(membuat gerakan tangan menyerupai tidur). Unik, cara yang beliau sebut menghafal dengan cara otak kanan. Bahkan cara menghafal ini bisa dibolak-balik dari awal kata maupun dari akhir kata.

Beliau Ust. Abu akhirnya menutup kajian ahad pagi di masjid Darus Sunnah. Waktu yang singkat memang. Semoga di lain kesempatan beliau bisa menyempatkan waktu lebih banyak sehingga bisa membagi ilmu dengan para jamaah masjid Darus Sunnah. Amin.